Monday, July 28, 2014

Membersihkan Tuntas Data di Ponsel Android



Jakarta - Saya membaca salah satu artikel detikinet Data di Smartphone Android Ternyata Sulit Dihapus dimana artikel tersebut mengatakan pada ponsel Android menghapus semua data2 dengan opsi factory data reset saja ternyata tidak mengahapus semua data-data pribadi. Lalu bagaimana caranya agar data tersebut benar-benar hilang sehingga saat ponsel tersebut sudah berada di tangan orang lain tidak ada lagi data-data tersebut. 

Jawaban:

Memang cukup heboh berita ini, dimulai dari laporan Avast, yang kita kenal sebagai pembuat aplikasi anti virus, mereka mencoba membeli 20 handphone second hand dari ebay, dan kemudian mencoba me-retrieveatau mengambil kembali data yang sudah dihapus dengan bantuan aplikasi khusus.

Dari 20 ponsel tersebut (android) didapati 40.000 foto bisa ditampilkan kembali (dan maaf, 250 diantaranya foto selfie tanpa busana) , kemudian 750 email dan 250 kontak. Kalau kita bagi rata dari ke 20 ponsel tersebut, terlihat paling banyak “mudah” di tarik kembali adalah foto, sekitar 2000 foto dari sebuah ponsel, tetapi hanya 37 buah email dan 12 kontak saja. Kalau data yang dianggap krusial adalah email dan kontak, ini berarti data tersebut sebenarnya cenderung lebih sulit ditembus.

Secara mendasar, memory penyimpanan ketika diformat sebenarnya bukan seperti tulisan pada papan tulis yang kita hapus dengan penghapus sehingga tidak terbaca lagi, tetapi lebih disiapkan untuk isinya digantikan data yang baru. Jadi sebenarnya bukan hal yang aneh kalau data, terutama foto bisa ditarik ulang. Ini terjadi pada memory card handphone, kamera, bahkan hardisk yang rusak atau terformat, masih mungkin diambil ulang datanya dengan banyak aplikasi seperti rescue data disk dll.

Jika dirasa data anda sangat penting, yang bisa di lakukan di Android sebelum mem-factory reset atau mengosongkan ponsel adalah dengan meng-encrypt storage memory-nya terlebih dahulu. Pilihan untuk meng-encrypt storage sudah ada di setiap bawaan Android. Beberapa smartphone Android ada di menu setting, security, dan beberapa ada di setting, storage (penyimpanan). Di sana kita akan menemukan menu Phone storage encryption atau Encrypt SD Card content. Kalau kita aktifkan menu ini maka kita akan diminta membuat pin atau password untuk bisa mengakses data storage kita.

Setelah di encrypt, baru lakukan factory reset. Bekas data di dalamnya akan lebih sulit lagi diakses. Jika anda masih paranoid dan mau lebih aman lagi, setelah melakukan langkah di atas dan melakukan factory reset, isi lagi phone storage-nya sampai penuh dengan data lain yang tidak penting. Misalkan lagu atau film. Kemudian ecrypt lagi dan factory reset lagi. Data yang baru akan mengubur data lama anda lebih tanpa jejak dan sulit dicari ulang.

Oh ya, berita di atas pertama kali dikeluarkan bahkan dengan “iklan” untuk men-download aplikasi Avast yang ditengarai bisa mengatasi ketakutan akan data kita bisa dibaca kembali. Jadi lepas dari kemungkinan tersebut memang ada, bisa jadi juga ini adalah iklan yang memanfaatkan kekhawatiran kita. (jsn/ash)

Tuesday, April 29, 2014

DNS Hacks To Increase Your Browsing Speed

There is perhaps nothing more painful than having a slow internet connection in the modern world and it is even more painful if you have good bandwidth but it does not capitalizes the full potential of the bandwidth. One good way to make your browsing experience faster and more reliable is by hacking the Domain Name System (DNS) system.
The routers and internet servers do not understand the web address that you write in your browser, such as www.google.com. The website’s address is converted in to a string of numbers which is called IP address, such as 74.125.224.72. DNS server is the one which transforms a web address into an IP address. If your ISP’s connection with the DNS server is slow then it does not matter how big your bandwidth is since the full potential cannot be utilized as the DNS lookup will be slow.
Three ways are suggested in the following text to hack the DNS lookup process to make it faster by not using your ISP’s DNS server.

OpenDNS’s Premium DNS service
OpenDNS is the one that is preferred by many, more than 50 million, and it is our favorite too. It has 21 global data centers which are strategically located so that when a DNS request is made the closest DNS serverresolves it. Thus, making the process faster as company describes it in the following words:

“Unlike other providers, OpenDNS’s network uses sophisticated Anycast routing technology, which means no matter where you are in the world, your DNS requests are answered by the datacenter closest to you.”

It is more reliable and secure than the ISP’sDNS server as well. On top of that it is very flexible and provides many additional features. When you signup then you will provided with a guided manual about the service.

Google Public DNS
Google has a vast knowledge base about DNS because of their search technology which requires crawling the web faster to answer search queries faster. Thus, they also have a very good, free and reliable DNS service. You can get more information instructions here.

Namebench
namebench is very different from OpenDNS or Google Public DNS in the sense that it is a free softwarewhich you download and install on your device and then run it to find the best DNS system for you. It does not resolves the DNS itself but compares different DNS systems, such as OpenDNS or Google Public DNS or your ISP’s DNS.

Source: here

Thursday, March 13, 2014

Download Aplikasi di Google Play Store dengan menggunakan Apk Downloader Via PC/Laptop

Download aplikasi dari Google playstore tak harus menggunakan android atau tidak perlu langsung diinstall pada perangkat android. Karena menggunakan PC pun anda bisa mendownload aplikasi yang anda inginkan dari playstore menggunakan sebuah apk downloader. Jadi intinya yang akan saya jelaskan adalah download aplikasi dari google playstore menggunakan apk downloader melalui PC/Laptop.

Meskipun mungkin sebagian dari anda telah mengetahui trik ini tapi bagi anda yang belum mengetahui trik ini dan gemar memakai aplikasi dari playstore tentunya penasaran kan dengan hal ini.

Lanjut ke bagaimana cara mendownload aplikasi di playstore menggunakan apk downloader :
1. Buka browser anda dan masuk ke situs Apk downloader
2. Kemudian di tab baru buka situs Playstore
3. Pilih aplikasi dari Google Playstore yang ingin anda download. Sebagai contoh anda ingin mendownload aplikasi Google Translate
4. Kemudian copy url dari aplikasi tersebut dari address bar halaman tersebut. seperti gambar dibawah ini :

5. Setelah anda pastekan URL aplikasi dari playstore yang ingin anda download kemudian klik tombol "generate download link" Tunggu hingga muncul link untuk downloadnya seperti gambar berikut.


Kadang - kadang munculnya link download agak lama jadi tunggu sampai link download muncul. setelah muncul anda bisa klik link download untuk download aplikasinya. Dengan ini anda bisa mendownload apk aplikasi sepuasnya dari playstore melalui PC/Laptop anda. Dan pastinya anda memiliki apk dari aplikasi tersebut.

Monday, May 20, 2013

Mempercepat Waktu Shutdown Windows 7

Saya ingin membagikan tips bagaimana mempercepat shutdown, tetap tanpa menggunakan software apapun.
Seperti yang kita tahu, defaultnya waktu shutdown windows xp lebih cepat ketimbang windows 7, karena tampilan windows xp yang terbilang lebih sederhana dibanding windows 7. Hal ini yang membuat sebagaian orang enggan berhijrah dari windows xp. Namun bagi kita yang menggunakan windows 7 bukan berarti tidak ada jalan. Oleh karena itu saya akan membagikan salah satu tips mempercepat shutdown windows 7, berikut ini langkah-langkahnya:
  1. tekan tombol windows atau klik Start 
  2. ketik regedit pada kotak pencarian
  3. klik dua kali pada HKEY_LOCAL_MACHINE
  4. klik dua kali pada SYSTEM
  5. klik dua kali CurrentControlSet
  6. klik Control
  7. klik dua kali WaitToKillServiceTimeout
  8. ubah nilai sesuai keinginan anda 1000 setara dengan 1 detik

Demikian salah satu tips mempercepat waktu shutdown Windows 7 tanpa menggunakan software. Semoga bermanfaat.

Sunday, March 24, 2013

Howto: Installing Google Chrome on RHEL 6 for x86 and x86_64 | Red Hat Enterprise Linux 6

Today, I am sharing one Howto for Google Chrome on RHEL 6.You can follow this how to on both Architecture. 32bit and 64 bit. By Following this steps you’ll able to Install Google Chrome in Just Two Steps.

Google Chrome is not supported on RHEL 5.x/ CentOS 5.x as there is a older libraries and RPM Issues, But in Red Hat Enterprise Linux 6 Yon install Google Chrome without any dependency issue.

Its lot easy to install Google Chrome on RHEL 6. You just Need to follow the steps and thats is you will able to install Google Chrome on RHEL 6.

To Install Google Chrome on Red Hat Enterprise Linux you have to use Google’s YUM repository itself.

Following are the requirements to Install Google Chrome on RHEL 6 :-

1) You have to be root to follow this how to.
2) YUM should work from Terminal.
3) Following RPM Must be installed
redhat-lsb-4.0-2.1.el6.i686
libcurl-7.19.7-16.el6.i686
If you are using x86_64 (64bit then RPM Architecture looks like following )

redhat-lsb-4.0-2.1.el6.x86_64
libcurl-7.19.7-16.el6.x86_64

If you have not installed above RPMs don’t worry, Above both RPMs available in Installation Media so you can install it easily.

To Install Google Chrome on 32bit Perform Following Steps :-

1) Execute Following Command as a root to setup Google Repository.
wget http://ask4itsolutions.com/RPMs/google-chrome-i386.repo -O /etc/yum.repos.d/google-chrome-i386.repo

2) Now Execute Following Command as a root to Install Google Chrome on RHEL 6  :-
[tejas_barot@ask4itsolutions ~]#yum -y install google-chrome-stable

As per your Internet connection speed it will be installed, So Wait for Few Minutes until it gets Installed.

3) To Use Google Chrome on RHEL 6, Perform Following :-
Click on Applications -> Internet -> Click on Google Chrome

That’s It. Start Using Google Chrome on Red Hat Enterprise Linux 6. :)

To Install Google Chrome on x86_64 (64bit) Perform Following Steps :-

1) Execute Following Command as a root to setup Google Repository.
wget http://ask4itsolutions.com/RPMs/google-chrome-64bit.repo -O /etc/yum.repos.d/google-chrome-64bit.repo

2) Now Execute Following Command as a root to Install Google Chrome on RHEL 6  :-
[tejas_barot@ask4itsolutions ~]#yum -y install google-chrome-stable

As per your Internet connection speed it will be installed, So Wait for Few Minutes until it gets Installed.

3) To Use Google Chrome on RHEL 6, Perform Following :-
Click on Applications -> Internet -> Click on Google Chrome

That’s It for x86_64 ( 64bit). Start Using Google Chrome on Red Hat Enterprise Linux 6. :)

Let me know threw comment if you face any issues


Source: http://www.tejasbarot.com/